🎋 Berikut Ini Yang Menjadi Ruang Lingkup Kegiatan Administrasi Adalah

Prinsippromosi kesehatan adalah : 1. sasaran dapat mengubah semua sikap dan tingkah lakunya 2. sasaran dapat merawat diri secara mandiri 3. tenaga kesehatan harus bekerja lebih keras untuk merubah perilaku masyarakat 4. tenaga kesehatan cukup memberi informasi, selebihnya masyarakat yang menindak lanjuti 7. Pengertianmanajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya yang terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan. Kegiatan ini dilakukan secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa. 3. Irham Fahmi. Berikut adalah Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Perbankan Dasar Tentang Perbankan di Indonesia dan Uang yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian. Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Perbankan Dasar Tentang Perbankan di Indonesia dan Uang B PENGATURAN PENATAAN RUANG DALAM UU NO. 24/1992 Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Pengaturan Penataan Ruang di Indonesia adalah sebagai berikut: 1. Penjelasan Pasal 10 ayat (3) UULH No. 4/1982 menyatakan, bahwa wewenang pengaturan sebagaimana tersebut dalam ayat (3) batang tubuh UULH meliputi antara lain tatanan ruang yang merupakan Padadasarnya manajemen keuangan adalah suatu kegiatan yang didalamnya melibatkan suatu perencanaan, penganggaran dana, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau suatu perusahaan. Dalam suatu perusahaan, adanya manajemen keuangan sangatlah penting. PengertianWilayah Menurut Para Ahli. Berikut ini terdapat 4 pendapat dari para ahli tentang wilayah, yakni sebagai berikut: 1. R.E. Dickinson. Wilayah adalah himpunan dari tanah, air, udara, tumbuhan, hewan dan manusia dengan interaksi khusus sebagai keseragaman yang kelangsungannya memiliki ciri khusus dari permukaan bumi. 2. TujuanKebijakan Moneter. Tujuan kebijakan moneter bersifat dinamis, yaitu disesuaikan dengan kebutuhan ekonomi di suatu negara. Sebagian besar negara juga menerapkan beberapa hal sebagai tujuan dari kebijakan moneter. Berikut ini adalah uraiannya: Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Meratakan pendapatan. Filsafat Pengertian, Ciri, Contoh & Fungsi Menurut Para Ahli. Pengertian Ilmu. Kata ilmu berasal dari bahasa Arab, yaitu alima yang berarti pengetahuan. Pemakaian kata ilmu dalam bahasa Indonesia merujuk pada kata science dalam bahasa inggris.Science sendiri berasal dari bahasa Latin: Scio, Scire yang artinya juga pengetahuan.. Ilmu adalah pengetahuan, namun ada berbagai macam pengetahuan A Ruang Lingkup Hukum Adminisrasi Negara. Karena HAN bertalian erat dengan tugas dan wewenang lembaga negara (administrasi negara) baik tingkat pusat maupun daerah, dan perhubungan kekuasaan antar lembaga negara (administrasi negara) dan antara lembaga negara dengan warga masyarakat serta memberikan jaminan perlindungan hukum kepada keduanya . Administrasi Perkantoran – Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, Unsur & Fungsinya – – Dalam hal ini apa yang dimaksud dengan administrasi perkantoran ?? Pengertian Administrasi Perkantoran ialah serangkaian aktivitas rutin di dalam suatu organisasi yang berhubungan dengan pengelolaan data dan informasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut secara sistematik. Menurut Prajudi Atmosudirdjo Lembaga Administrasi Negara, membedakan administrasi dalam 2 pengertian, yaitu Administrasi Dalam Pengertian Sempit Dalam pengertian sempit di sini dimaksudkan ditinjau dari lingkup kerja yang sempit yaitu hanya berkisar pada kegiatan tata usaha kantor office work seperti tulis menulis, pengetikan surat menyurat termasuk menggunakan kompuer, agenda, kearsipan, pembukuan dan lain sebagainya. Administrasi Dalam Pengertian Luas Dalam pengertian luas administrasi dapat dibedakan dalam 3 perspektif, yaitu Proses Ditinjau dari sudut proses, maka administrasi merupakan keseluruhan proses, mulai dari proses pemikiran, proses perencanaan, proses pengaturan, proses penggerakan, proses pengawasan sampai dengan pencapaian tujuan. Untuk mencapai suatu tujuan orang harus memikirkan dahulu apa yang akan dicapai dan bagaimana cara mencapainya serta sarana dan prasana apa yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut serta kemampuan seseorang untuk menjalankannya. Sebagai contoh Seseorang akan bepergian dari Jakarta ke Jayapura, maka orang tersebut sudah punya tujuan mengapa dia ke Jayapura, kemudian bagaimana caranya ?, Apakah menggunakan kapal laut atau pesawat udara, lalu tersediakah biaya untuk itu dan yang tidak kalah penting adalah mampukah orang itu untuk mengadakan perjalanan sejauh itu ? Fungsi atau Tugas Ditinjau dari sudut fungsi atau tugas administrasi berarti keseluruhan tindakan aktivitas yang harus dilakukan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai “administrator” memegang jabatan dalam manajemen suatu organisasi. Dalam setiap organisasi atau instansi sudah tentu ada orang-orang yang menjalankan administrasi, misalnya Orang-orang yang melaksanakan tugas kepemimpinan pemimpin; Orang-orang yang melaksanakan tugas perencanaan perencana; Orang-orang yang melaksanakan tugas pengawasan /kontrol pengawas; Orang-orang yang mengorganisir organisator, dan lain sebagainya. Kepranataan Institusi Ditinjau dari kepranataan institusi, maka tinjauan administrasi adalah melihat kegiatan dalam suatu lembaga melakukan aktivitas tertentu, misalnya Lembaga perbankan, maka ada orang-orang yang melakukan kegiatan perbankan dalam lembaga itu; Kantor Pos, maka ada ora g-orang yang melakukan kegiatan pelayanan pos surat menyurat, pengiriman barang, dan lain lain; kantor pajak, kantor kepolisian, kantor departemen-departemen, non departemen dan lain sebagainya. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa administrasi mempunyai pengertian”Aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan” atau “proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai tujuan”. Pengertian Administrasi Perkantoran Dalam kepustakaan banyak dirumuskan definisi mengenai Administrasi Perkantoran Office Management oleh para ahli. Dari banyak definisi-definisi tersebut dapat dirangkumkan bahwa administrasi perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi mengatur dan menyusun, mengarahkan memberikan arah dan petunjuk, mengawasi, dan mengendalikan melakukan kontrol sampai menyelenggarakan secara tertib sesuatu hal. Pengertian Kantor Seperti yang disebutkan di muka bahwa kantor adalah bagian dari organisasi yang menjadi pusat kegiatan administrasi dan tempat pengendalian kegiatan informasi. Lebih lanjut lagi dapat disebutkan bahwa kantor adalah pusat pengelolaan data dan keterangan serta tempat konsentrasi pimpinan dan para staf personil pegawai melakukan aktivitas manajemen. Apabila memperhatikan definisi-definisi di atas pengertian kantor ditinjau dari dua segi, yaitu Dari segi fisik Kantor dilihat dari bentuk luar atau gedung yang bersifat statis, yaitu suatu tempat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan manajemen. Misalnya, pemeliharaan warkat records keeping dan pengurus informasi information handling. Dari segi aktivitas Kantor dilihat dari kegiatannya yang bersifat dinamis, yakin adanya pembagian pekerjaan di antara mereka yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. Ciri-Ciri Kantor Alat penyambung pancaindera dan ingatan pimpinan. Membantu pimpinan merumuskan pekerjaan, penyederhanaan sistem manajemen, metode kerja, mencapai efisiensi dalam pekerjaan tata usaha. Unsur-Unsur Kantor Gedung, terdiri dari bangunan, ruangan dan perlengkapan gedung Equipment, terdiri dari mesin-mesin kantor dan perabotperabot Personil, yaitu semua orangyang terkait dalam organisasi kantor, mulai dari pesuruh sampai pimpinan. Definisi Administrasi Perkantoran Secara etimologi kata Administrasi berasal dari bahasa Latin yaitu Ad yang artinya intensif dan ministrare atau dalam bahasa Indonesia berarti membantu, melayani atau memenuhi. Definisi administrasi perkantoran dalam arti sempit ialah semua kegiatan teknis dan punya peranan pokok dalam pelaksanaan kegiatan operatif, menyajikan laporan pada direksi serta berperan dalam menciptakan organisasi perusahaan yang lebih efektif. Sedangkan dalam arti luas, administrasi perkantoran dapat diartikan sebagai aktivitas perencanaan, mengorganisir, mengarahkan, menyelenggarakan serta mengawasi berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan ruang lingkup di kantor dan tata usaha yang tertib. Supaya lebih memahami apa arti administrasi perkantoran, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli, nah berikut ini definisi administrasi perkantoran menurut para ahli yaitu Menurut George TerryPengertian administrasi perkantoran ialah suatu perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan pada sebuah perkantoran serta menjadi penggerak kepada mereka yang menjalankannya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Menurut Edwin Robinson Dan William LeffingwellPengertian administrasi perkantoran adalah turunan dari ilmu dan seni manajemen yang berkaitan dengan operasional tugas kantor secara tepat. Menurut SuparjatiPengertian administrasi perkantoran adalah suatu proses kerja sama dalam lingkup kantor untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dengan melakukan fungsi manajemen. Menurut Arthur GrangerAdministrasi perkantoran berfungsi untuk melaksanakan komunikasi pekerjaan kantor dengan tepat dan tata pelayanan kegiatan dokumentasi. Menurut William Spriegel Dan Ernest DaviewPengertian administrasi perkantoran adalah pemberian yang tertuju pada semua kegiatan operasional seperti transportasi, manufacturin, produksi, pengelolaan gudang dan marketing. Baca Juga Pengertian, Fungsi Dan Tugas Penting HRD Dalam Perusahaan Tujuan Administrasi Perkantoran Seperti yang disebutkan pada pengertian administrasi perkantoran diatas secara umum tujuan dari proses manajemen perkantoran ini adalah agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien serta memenuhi syarat dari sisi teknis, ekonomi dan psikologis. Teknis, memiliki manfaat dan daya guna. Ekonomis, harganya pantas atau sesuai dengan yang seharusnya. Psikologis, memberikan kepuasan. Nah berikut ini ialah tujuan administrasi perkantoran secara lengkap yaitu Menyediakan data dan informasi secara lengkap kapada pihak-pihak yang membutuhkan untuk pelaksanaan tugas organisasi secara efektif dan efisien. Melakukan pengawasan pekerjaan kantor dan administrasi agar dapat memastikan terlaksananya standar kualitas, tenggat waktu, serta prosedur yang tepat. Menerapkan kebijakan perusahaan atau departemen dan memberikan standar pelayanan dalam kaitannya dengan menajemen. Berdiskusi dengan karyawan mengenai prestasi kerja untuk mengindentifikasi masalah dan penyebabnya serta berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Memberikan pelatihan atau perintah kerja kepada pegawai. Melakukan verifikasi, pemantauan, serta evaluasi kerja dengan membuat laporan terkait kegiatan produksi, pengiriman dan penggajian. Melakukan proses perekrutan karyawan, mulai dari wawancara hingga memilih pegawai. Menafsirkan dan mengomunikasikan semua prosedur kerja dan kebijakan perusahaan kepada para pegawai. Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran Aktivitas Kantor Aktivitas manajemen kantor sangat luas dan antara berbagai bentuk badan usaha tidak sama. Hal ini dipengaruhi oleh luasnya tujuan dari masing- masing badan usaha. Semakin luas tujuan yang akan dicapai, semakin luas pula aktivitas manajemen perkantorannya, disamping dipengaruhi oleh faktor luasnya tujuan yang hendak dicapai. Aktivitas manajemen kantor juga dipengaruhi oleh belu adanya suatu keseragaman dan kesepakatan antara para ahli, tentang aktivitas apa saja yang harus menjadi fungsi seorang manajer kantor. Aktivitas pekerjaan kantor pada umumnya terdiri dari aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan. Perencanaan Perkantoran Office Planning, meliputi perencanaan tentang Perencanaan gedung, yang meliputi letak gedung dan bentuk gedung Tata suara Tata warna Tata ruang kantor Ventilasi Penerangan/cahaya Metode-metode dan standarisasi pekerjaan kantor Perlengkapan perabotan kantor dan peralatan kantor Anggaran Budgeting perkantoran Baca Juga “Sarana & Prasarana” Pengertian & Contoh – Cara Pemeliharaan – Penyimpanan Pengorganisasian Perkantoran Office Organizing Pengorganisasian menghubungkan berbagai macam fungsi suatu organisasi serta orang atau pelaksana yang melaksanakan fungsi-fungsi organisasi tsb. Pengawasan Perkantoran Objek pengawasan dalam bidang manajemen perkantoran meliputi Kualitas pekerjaan kantor Waktu pekerjaan kantor Metode-metode dan standarisasi pekerjaan kantor. Biaya perkantoran Alat perlengkapan dan perabotan kantor Pelayanan kantor Pengawasan dokumentasi. Sarana/Fasilitas Kerja Perkantoran Sebagaimana telah diuraikan dimuka, bahwa kantor adalah keseluruhan ruang dalam suatu bangunan, di mana dilaksanakan tata usaha atau dilakukan aktivitas-aktivitas manajemen maupun berbagai tugas dinas lainnya. Berdasarkan pengertian di atas, apabila dikembangkan menjadi perkantoran berarti yang dimaksud di sini adalah “kantor beserta semua sarana yang saling terkait di dalamnya”, yaitu Lokasi Faktor-faktor yang perlu diperhatikan menentukan lokasi kantor, antara lain Faktor lingkungan tetangga. Faktor dekat. Faktor harga. Faktor dekat labour market. Faktor jalan keluar masuk pegawai. Faktor keamanan. Gedung Dapat memberikan fasilitas. Menjamin kesehatan Berkesan yang baik. Fleksibel. Keseimbangan biaya keuntungan. Peralatan Digolongkan dalam dua kelompok, yaitu Perabotan kantor office furniture, seperti meja, kursi, rak, laci-laci, dsb yang terbuat dari kayu, besi ataupun bahan lainnya, yang mempunyai peranan penting dalam setiap kantor, khusus untuk menampung pekerjaan kantor yang bersifat administratife. Bekal kantor office supplies, seperti kertas, pena, tinta, pita mesin tik, penghapus dan peralatan habis pakai lainnya. Interior Interior adalah perangkat kantor yang menunjang pelaksanaan kerja dalam ruang kantor adalah ventilasi, plafon, jendela, penerangan, dan hiasan kantor. Mesin-Mesin Kantor Perencanaan kegiatan kantor harus pula dirumuskan, mesin-mesin kantor yang akan dipergunakan dan tergantung pada prosedur kerja, metode kerja dan kebutuhan kantor. Ruang perkantoran Office Space Seperti yang disusun oleh Charles Libbey adalah sebagai berikut Ruang perkantoran meliputi Perkiraan kebutuhan ruang; Pemanasan dan peredaran udara; Pendinginan udara; Pantulan suara; Lukisan; Fasilitas kebersihan; Ruang pertemuan; faktor keselamatan; Pemindahan kantor; Perubahan-perubahan; Pemeliharaan. Komunikasi Communication Komunikasi meliputi Pengiriman surat; Pelayanan pesuruh; Telepon; Susunan kabel; Sistem telepon antar kantor; Papan pengumumman; Pelayanan terima tamu. Kepegawaian Perkantoran Office Personnel Kepegawaian Perkantoran meliputi Pemilihan; Perkenalan; Latihan; Pengujian; Kenaikan pangkat; Pergantian; sistem saran; Keterlambatan; Wawancara pemberhentian; Fasilitas ruang; Semangat kerjasama dan Disiplin. Perabotan dan Perlengkapan Furniture and Equipment Perbekalan dan Keperluan Tulis Supplies and Stationary Peralatan dan Mesin meliputi Mesintik; Mesin hitung; Perlengkapan kirim surat; dan lain-lain perkantoran; Perlengkapan kebersihan; Pemeliharaan dan perbaikan; Penilaian peralatan dan mesin baru. Peralatan dan Mesin Appliances and Machines Peralatan dan Mesin meliputi Mesintik; Mesin hitung; Perlengkapan kirim surat; dan lain-lain perkantoran; Perlengkapan kebersihan; Pemeliharaan dan perbaikan; Penilaian peralatan dan mesin baru. Perbekalan dan Keperluan Tulis Supplies and Stationary Perbekalan dan keperluan tulis meliputi Barang-barang keperluan tulis; Kertas surat; Formulir; Perbekalan kebersihan; perbekalan penggandaan; Penilaian perbekalan Barang. Metode Metode meliputi pengolahan bahan keterangan; Penyelidikan perkantoran; Pengukuran hasil kerja tulis; Penjadwalan prosedur rutin. Warkat Records Warkat meliputi pengkoordinasian formulir; Perancangan formulir; Pelayanan surat- menyurat; pola surat; Peninjauan surat-menyurat; Pusat pengetikan; Typing rools; Metode pelaporan; Jadwal penyimpanan; Praktek kearsipan dan penyimpanan. Kontrol Pimpinan Pelaksana Executive Controls Kontrol pimpinan pelaksana meliputi Perencanaan organisasi; Pemusatan atau pemencaran pelayanan; perencanaan anggaran; Perkiraan Forecasting; Pedoman petunjuk kerja; Latihan pemindahan tugas; dan Analisis tugas pekerjaan. Tujuan Manajemen Perkantoran Dalam proses manajemen, sasaran yang dituju adalah tercapainya tujuan secara efisien. Yang dimaksud efisien disini adalah memenuhi persyaratan baik ditinjau dari segi ekonomis, teknis, dan psikologis. Ekonomis bukan berarti murah dari segi biaya, tetapi pantas dan sesuai. Misalnya kita pergi memancing ikan dengan tujuan mendapatkan ikan kakap. Agar biaya murah kita gunakan cacing untuk umpan bahkan tanpa biaya. Hal hasil tujuan mendapatkan ikan kakap tidak pernah tercapai, bahkan kita sudah rugi waktu dan tenaga. Teknis. Dalam arti berdaya guna atau bermanfaat. Psikologis. Dalam arti terdapat kepuasan. Tujuan dapat dicapai, tetapi apabila dalam mencapai tujuan itu tidak sesuai denga perencanaan. Dan dalam proses kegiatannya menimbulkan pemborosanpemborosan, maka hal tersebut perlu dihindari untuk mencetak hal-hal seperti di atas, maka sumber-sumber daya resources yang akan dimanfaatkan. Dalam proses mencapai tujuan itu hendaknya dikelola dengan menerapkan fungsi- fungsi manajemen. Sumber-sumber daya dimaksud terdiri dari manusia, uang, mesin-mesin, material, metode, dan pasar. Berdasarkan kajian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tujuan manajemen perkantoran antara lain Berikan semua keterangan yang lengkap bagi yang memerlukan, guna pelaksanaan. Tugas organisasi secara efisien. Memberikan catatan dan laporan, yang bermanfaat dan biaya yang sesuai . Membantu organisasi/perusahaan, memelihara serta memenuhi kebutuhannya. Memberikan pekerjaan tata usaha yang cermat dan memberi pelayanan secara efektif kepada para langganan atau mitra kerja. Membuat catatan secara lengkap, relevan, up to date tidak terlambat, akurat, dan dapat dipertanggung jawabkan. Baca Juga Pengertian Dan Karakteristik Customer Relationship Management CRM Karatreristik Administrasi Perkantoran Bersifat Pelayanan Pekerjaan kantor adalah melayani pelaksana pekerjaan operasional tugas-tugas pokok kantor dalam pencapaian tujuan organisasi. Terry menyebutkan bahwa pekerjaan kantor sebagai pekerjaan pelayanan service work. Yang berfungsi memudahkan dan meringankan. Pekerjaan kantor berperan membantu pekerjaan-pekerjaan lain, agar dapat berjalan lebih berdaya guna. Herry L. Wilie dan Robert P. Brecht menyebutkan, pekerjaan kantor berperan sebagai satua organisasi pelayanan service unit yang bertujuan memberikan pelayanan kepada bagian dalam organisasi atau perusahaan. Dalam perusahaan, pekerjaan kantor tidak langsung mendatangkan laba, sebagaimana dilakukan oleh pekerjaan operatif atau lapangan misalnya bagian produksi atau penjualan. Namun produksi atau penjualan tersebut dapat berhasil dan menguntungkan, apabila pekerjaan kantor berhasil melayani kebutuhan produksi atas penjualan trsebut. Merembes Segenap Bagian Organisasi Oleh karena pekerjaan kantor bersifat pelayanan terhadap semua pekerjaan operatif. Dilakukan Semua Pihak Sebagai akibat perembetan pekerjaan kantor ke segenap bagian organisasi, maka pekerjaan itu akan dilakukan oleh semua orang yang ada dalam organisasi tersebut. Meskipun pekerjaan kantor dapat menjadi tugas sekelompok pegawai misalnya bagian tata usaha, akan tetapi pekerjaan itu akan menjadi monopoli kelompok pegawai tersebut. Pekerjaan kantor akan dilakukan oleh pejabat pimpinan tertinggi dengan tidak mengubah kedudukannya sampai pegawai terendah. Misalnya seorang direktur menelepon kantor lain untuk menghimpun data atau keterangan yang diperlukan atau sebaiknya menerima telepon dari kantor lain. Seorang mandor pabrik mencatat para pekerja atau karyawan yang tidak masuk atau yang lembur tanpa mengurangi tugas pokoknya sebagai mandor. Seorang pegawai rendah, selain bertugas membersihkan kantor sering pula mendapat pekerjaan mengantar surat dan mengisi buku ekspedisi. Apabila kita simak kembali peranan dari ciri-ciri pekerjaan kantor sebagaimana yang telah diuraikan diatas, memperlihatkan kepada kita bahwa pekerjaan kantor pada umumnya merupakan suatu fungsi yang memberikan bantuan facilitating function dan merupakan urat nadi bagi setiap organisasi modern. Secara umum pekerjaan kantor meliputi aktivitas manajerial mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Sedangkan secara khusus tugas operatif sehari-hari atau unit pekerjaan kantor meliputi tugas-tugas menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim dan menyimpan. Azas-Azas Administrasi Perkantoran Prinsip Manajemen adalah suatu dasar/ azas bagaimana manajemen itu dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Frederick Winslow Taylor Prinsip Manajemen Ilmiah 1856 – 1915 Pengembangan metode-metode ilmiah dalam manajemen, agar, dapat ditentukan metode yang paling tepat/ terbaik untuk pelaksanaan setiap pekerjaan dapat ditentukan Seleksi ilmiah untuk karyawan, agar setiap karyawan dapat diberikan tanggung jawab atas sesuatu tugas sesuai dengan kemampuannya Pendidikan dan pengembangan ilmiah para karyawan Kerjasama yang baik antara manajemen dan tenaga keerja. James D. Mooney Prinsip Koordinasi, meliputi wewenang, saling melayani, doktrin perumusan tujuan dan disiplin Prinsip Skalar, meliputi kepemimpinan, delegasi dan fungsi Prinsip Fungsional, yakni fungsionalisme bermacam-macam tugas yang berbeda Prinsip Staf, yakni perbedaan yang jelas antara staf dan lin Pekerjaan Kantor Arti pekerjaan kantor adalah mengatur dan mencatat kejadian-kejadian yang ijalankan sehingga menjadi keterangan yang berguna. Melaksanakannya dilakukan dengan menggunakan alat baik mesin-mesin maupun manual, sehingga membantu mutu pekerjaan, memudahkan pengawasan dan menghemat biaya, tenaga, dan aktu. Apabila diteliti lebih lanjut tentang kegiatan yang dapat dilakukan, maka pekerjaan kantor dapat dibagi dalam kelompok sebagai berikut Mengumpulkan / Menghimpun Mengumpulkan/menghimpun, yaitu kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan di mana-mana, menjadi siap dipergunakan bila mana diperluk. Mencatat Yaitu kegiatan membukukan seperti dalam hal membukukan berbagai transaksi atau berbagai keterangan yang diperlukan dengan menggunakan alat tulis menulis. Mengolah Yaitu mengerjakan atau memproses data atau keterangan-keterangan dengan maksud menyajikannya dalam bentuk yang lebih berguna. Menggandakan Yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan Mengirim Yaitu kegiatan menyampaikan informasi atau data dari satu pihak ke pihak lainnya dengan menggunakan berbagai cara dan alat. Menyimpan Yaitu kegiatan menaruh di tempat tertentu dengan menggunakan berbagai cara dan alat dengan tujuan dapat di temukan kembali dengan cepat bilamana keterangan tersebut di butuhkan. Struktur Organisasi Kantor Struktur organisasi bersifat unik, tidak ada organisasi yang mempunyai struktur yang sama persis dengan yang lain. Namun mereka dapat diklasifikasikan menurut kesamaan elemennya. Masalah utama dalam mendesain struktur organisasi adalah memilih bentuk dasar struktur organisasi Struktur Fungsional Dasar pengelompokan kegiatan adalah sumber resources yang berarti setiap fungsi merupakan bagian yang menyediakan sumber misalnya bagian produksi, keuangan, pemasaran, personalia, penelitian dan pengembangan. Kegiatan dan manusia dikelompokkan bersama berdasarkan dasar kesamaan pekerjaan, ekahlian, tujuan atau penggunaan sumberdaya seperti produksi, keuangan, penjualan, sdm dan teknik. Kegiatan pengolahan dan pelayanan informasi yang ada pada bagian produksi, pemasaran, dan seluruh bagian lainnya disatukan menjadi satu bagian yaitu bagian Fungsi Administrasi Perkantoran Secara umum ada lima fungsi administrasi perkantoran dalam kaitannya dengan operasional suatu organisasi. Berikut ini ialah uraian fungsi administrasi perkantoran tersebut Fungsi rutin yaitu fungsi administrasi yang memerlukan pemikiran minimal mencakup pengarsipan dan penggandaan. Fungsi teknis yaitu fungsi administrasi yang memerlukan pendapat, keputusan serta keterampilan perkantoran yang mumpuni. Fungsi analis yaitu fungsi administrasi yang memerlukan cara berpikir kritis dan kreatif serta kemampuan memutuskan sesuatu dengan cepat dan tepat. Fungsi interpersonal yaitu fungsi administrasi yang memerlukan analisis dan penilaian sebagai dasar dalam memutuskan sesuatu serta kerampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Fungsi manajerial yaitu fungsi administrasi yang memerlukan perencanaan, pengorganisasian, pengukuran, memberikan motivasi. Baca Juga “Sekretaris” Pengertian Menurut Para Ahli & Fungsi – Tujuan – Jenis Unsur-Unsur Administrasi Perkantoran Setelah saya menguaraikan sedikit materi administrasi perkantoran saat saya menjeleaskan mengenai unsur adm perkantoran yang sudah di rangkum. Dan unsur adm perkantoran ini saya kutip dari buku adm modern milik the liang gie. Berikut ini Unsur –unsur administrasi perkantoran Unsur Organisasi Unsur Organisasi adalah Sebuah aktivitas menyusun suatu kerangka organisasi yang akan menjadi wadah atau tempat kerja untuk setiap kegiatan usaha kerjasama agar supaya mencapai tujuan yang telah ditentukan. Unsur Menejemen Manajemen merupakan rangkaian kegiatan yang menggerakkan para pegawai atau karyawan kantor agar menggunakan seluruh fasilitas Perkantoran sehingga tujuan kerjasama yang telah diputuskan bersama dapat tercapai. Unsur Kepegawaian/ Personalia Kepegawaian adalah merupakan suatu bentuk aktivitas yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya manusia yang diperlukan organisasi kerja supaya tercapainya tujuan yang sudah di tetapkan sebelumnya. Unsur Keuangan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berhubugan dengan pengelolaan anggaran uang untuk menunjang penyelesaian pekerjaan kantor yang sesuai pokok organisasi kerja. Dalam hal ini Administrasi keuangan biasanya di pegang oleh bendahara perkantoran. Unsur Perlengkapan Merupakan suatu kegiatan yang mengelola segala kebutuhan pegawai yang meliputi mesin kantor, alat tulis kantor, perabotan kantor, dan perlengkapan mengenai ruang kerja untuk membantu penyelesaian pekerjaan pokok yang telah ditetapkan. Unsur Ketatausahaan kesekretariatan/ Pekerjaan kantor Merupakan kegiatan kantor dalam pengolahan informasi yang diperlukan dengan membantu proses penyelesaian pekerjaan pokok organisasi. Unsur Komunikasi Tata hubungan Merupakan suatu kegiatan yang memberikan informasi pada proses penyelesaian pekerjaan pada organisasi dalam rangka mewujudkan intregritas pekerjaan kantor untuk menunjang penyelesaian pekerjaan pokok. Hubungan masyarakat/ public relation Merupakan sebuah Kegiatan yang menghubungkan/menginformasikan kepentingan Perkantoran kepada Pihak luar yang kerjasama atau sebaliknya pihak luar yang akan menyampaikan kepentingan nya kepa perusahaan. Dalam hal ini tentunya sebagai penjembatan antara perusahaan dengan Investor atau Customer. Demikianlah pembahasan mengenai Administrasi Perkantoran – Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup & Fungsinya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. Salah satu bagian yang cukup penting dalam struktur perkantoran yaitu bagian administrasi kepegawaian. Sesuai jabatannya, orang yang bekerja di baliknya akan mengurus hal-hal berkaitan dengan administratif perusahaan. Berdasarkan pemaparan sebelumnya, tentu muncul pertanyaan terkait dengan apa sebenarnya administrasi kepegawaian itu? Secara singkat bidang tersebut berkaitan dengan manajemen atau penempatan pegawai untuk mencapai suatu tujuan dalam perusahaan. Prinsip Administrasi Kepegawaian Dalam administrasi kepegawaian, prinsip-prinsip di dalamnya dijadikan sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan administrasi kepegawaian sekaligus pedoman dalam pembuatan kebijakan. Penentuannya sendiri tentu tidak dilakukan secara sembarangan untuk mencegah terjadinya kesalahan dikemudian hari. Adanya prinsip administrasi kepegawaian diharapkan dapat mencapai tujuan yang telah disusun sebelumnya oleh pihak-pihak dalam suatu perusahaan. Poin-poin pentingnya akan dijelaskan pada pembahasan berikut 1. Administrasi Kepegawaian Prinsip Disiplin Kedisiplinan menjadi kunci utama yang perlu dimiliki oleh seluruh elemen perusahaan termasuk para karyawan. ada beberapa cara untuk membangkitkan sikap disiplin dari masing-masing individu. Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah penerapan metode reward and punishment. Maksudnya yaitu ketika karyawan bisa menerapkan sikap disiplin, maka akan mendapatkan penghargaan. Sebaliknya apabila melakukan pelanggaran, maka akan mendapatkan hukuman. Hukuman yang diberikan bisa menyesuaikan dengan kesepakatan bersama misalnya dapat berupa pemotongan gaji, diturunkan jabatan, sampai dikeluarkan. Sebelum menentukan salah satunya, sebaiknya pertimbangkan bagaimana dampak untuk kedepannya. 2. Administrasi Kepegawaian Prinsip Komando Sesuai dengan penamaanya, prinsip komando yaitu berkaitan dengan peran kepemimpinan. Dalam menjalankan aktivitas di kantor umumnya diatur oleh petinggi dalam bidang terkait. Prinsip komando akan mempermudah pembagian tugas masing-masing karyawan sesuai dengan skil serta tanggung jawabnya. Oleh sebab itu kehadiran prinsip satu ini menjadi hal penting dan tidak boleh sampai diabaikan. Prinsip administrasi kepegawaian menyangkut banyak hal yang perlu diwaspadai jika nantinya akan mendirikan sebuah perusahaan baik kecil maupun besar. Tidak disarankan menggunakan cara instan karena risikonya cenderung lebih tinggi. Hadirnya komando dalam sebuah perusahaan dapat membuat pekerjaan menjadi lebih terarah serta dikerjakan oleh ahli dalam bidangnya masing-masing. 3. Administrasi Kepegawaian Prinsip Kesatuan Arah Arah dan tujuan dari karyawan ditentukan berdasarkan visi misi yang ditentukan oleh perusahaan. Jika tidak tahu-menahu terkait visi dan misi perusahaan, akan meningkatkan kemungkinan pertahanan dari perusahaan sangat lemah. Guna menghindari hal-hal buruk kedepannya, maka perlu menerapkan prinsip administrasi kepegawaian yaitu berupa kesatuan arah. Penerapan prinsip ini bisa dibilang cukup sulit, karena dalam satu perusahaan tentunya perbedaan pendapat atau persaingan tidak bisa dielakkan. Namun masalah tersebut dapat diredam dengan membangun komunikasi yang baik. Ketika komunikasi telah terbangn dengan baik, maka selanjutnya bisa lebih mudah ketika berlanjut ke proses yang lebih sulit. Di samping itu juga lebih mudah saat menaklukkan berbagai tantangan dalam persaingan di dunia kerja. 4. Administrasi Kepegawaian Prinsip Kesatuan Tujuan Setiap perusahaan tentunya menetapkan visi dan misi. Dalam hal administrasi kepegawaian memang ditetapkan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam mencapai tujuan tersebut, tentunya perlu adanya kerjasama antara seluruh pihak terkait. Apabila hanya salah satu yang mendominasi kemungkinan besar tidak akan tercapai keseimbangan. Pada akhirnya seringkali akan menemui jalan buntu sampai kegagalan. Membangun kesatuan tujuan antara pemimpin dan karyawan perlu dilakukan jika ingin membuat perusahaan semakin maju serta mampu bersaing di pasar global. Memperkuat persatuan dan kesatuan sama halnya memperkuat pondasi dari perusahaan sehingga membawa dampak positif untuk jangka panjang. 5. Administrasi Kepegawaian Prinsip Efisiensi dan Produktivitas Kerja Dalam bekerja, disebut-sebut dibandingkan kerja cepat lebih baik kerja cerdas karena lebih efektif dan efisien. Di samping itu hasil akhirnya juga bisa lebih maksimal karena bukan hanya mengandalkan otot saja melainkan juga pemikiran mendalam. Prinsip efisiensi berkaitan erat dengan produktivitas kerja. Apabila sistem kerja bisa efisien, maka hasilnya bisa lebih baik dan mengalami peningkatan. Hanay saja perlu diketahui jika efisiensi dalam bekerja ini perlu didukung dengan perlengkapan tambahan misalnya mesin atau perangkat dengan teknologi mumpuni. penning ini sangat dibutuhkan apalagi berada pada era modern yang serba canggih seperti sekarang ini. 6. Administrasi Kepegawaian Prinsip Demokrasi Ada banyak prinsip demokrasi yang perlu diterapkan dalam menjalankan suatu perusahaan seperti saling menghargai, menghormati, dan bekerja sama. Jika salah satunya tidak ada maka berisiko tinggi akan menemui berbagai hambatan bahkan sampai kegagalan. Prinsip demokrasi dalam bekerja perlu ditanamkan oleh seluruh elemen yang ada di dalam kantor. Meskipun terdapat jabatan serta struktur kepengurusan, namun prinsip administrasi kepegawaian ini memegang peranan teramat penting. Apabila tidak terdapat prinsip demokrasi dalam sebuah perusahaan ditakutkan pondasinya kurang kuat. Kondisi ini akan mengancam kondisi perusahaan untuk kedepannya karena sangat berisiko tidak dapat berkembang atau kalah bersaing dengan pendatang baru. 7. Administrasi Kepegawaian Prinsip Kemanusiaan Administrasi kepegawaian memiliki banyak prinsip yang hampir seluruh isinya mengarah pada kesejahteraan karyawan. karena pada dasarnya kesuksesan sebuah perusahaan tergantung pada kinerja seluruh pihak di dalamnya terutama karyawan. Apabila karyawan tidak menjalankan masing-masing tugasnya dengan baik, berisiko besar membuat proyek yang dikerjakan akan gagal total. Kondisi lebih parahnya perusahaan gulung tikar akibat sudah tidak terdapat lagi keselarasan dan rasa saling membutuhkan antara petinggi dan karyawannya. Berdasarkan hal itu prinsip kemanusiaan harus diterapkan dalam menjalankan seluruh kegiatan di perusahaan. Maksud dari prinsip kemanusiaan sendiri adalah setiap orang memiliki porsi yang sama berkaitan dengan kemauan, cita-cita, dan harga diri. 8. Administrasi Kepegawaian Prinsip Equal Pay for Equal Work Pemberian balas jasa menjadi poin yang tidak boleh diabaikan. Sebab, sudah terjadi banyak kasus suatu proyek gagal akibat pembayaran tersendat. Akhirnya seluruh pengerjaan dihentikan sehingga malah menimbulkan kerugian besar karena proyek menjadi terbengkalai. Penerapan prinsip satu ini dalam pekerjaan tidak boleh diremehkan karena berpengaruh pada hasil kerjanya. Di samping itu hal ini berkaitan erat dengan hak dan kewajiban, apabila seorang karyawan telah memenuhi kewajibannya tentu harus mendapatkan haknya yaitu berupa gaji sesuai ketentuan. Namun tidak jarang terjadi masalah karena satu dan lain hal termasuk kekurangan dana, menjadikan gaji karyawan tidak bisa turun atau tertunda. Guna mencegah kondisi seperti itu, sangat disarankan melakukan estimasi terlebih dahulu untuk memperhitungkan berapa besar biaya menyelesaikan mulai dari tahap awal hingga akhir. Dengan melakukan estimasi, Anda dapat menentukan berapa banyak orang yang akan terlibat dalam proyek tersebut. Dengan begitu dapat meminimalisir kekurangan biaya baik untuk membeli perlengkapan ataupun gaji karyawan dari tahap awal hingga akhir. 9. Administrasi Kepegawaian Prinsip The Right Man on the Right Place Maksud dari istilah ini yaitu proses penempatan seseorang harus berdasarkan keahliannya untuk mendukung hasil kerjanya supaya lebih maksimal. Oleh sebab itu tahapan ini terbilang sulit dan membutuhkan ketelitian tinggi supaya tidak sampai melakukan kesalahan. Setiap karyawan tentu memiliki kemampuan paling dominan di bidang tertentu. Saat akan menentukan pekerja dalam suatu proyek, pastikan untuk mengetahui terlebih dahulu skil apa saja yang dibutuhkan selama pengerjaannya. Jangan sampai menentukan secara sembarangan atau asal tunjuk orang. Menerapkan prinsip administrasi kepegawaian satu ini termasuk hal pokok yang tidak boleh terlewatkan jika ingin mendapatkan karyawan dengan kemampuan tertentu. Manfaat yang sangat terlihat adalah berkaitan dengan hasilnya. 10. Administrasi Kepegawaian Prinsip Wewenang dan Tanggung Jawab Setiap peran dalam kantor atau perusahaan tentunya memiliki wewenang dan tanggung jawab. Agar seluruh tugas dapat berjalan dengan baik, maka setiap pihak harus memiliki rasa bertanggung jawab dengan masing-masing tugasnya meskipun memiliki masalah di kehidupan pribadi. Profesionalitas dalam bekerja memang sangat dibutuhkan karena tanpa hal itu maka kinerja masing-masing karyawan bisa saja kurang maksimal. Pada akhirnya tujuan perusahaan yang telah ditetapkan menjadi tidak tercapai bahkan gagal total dan berimbas pada kemajuannya. Mengingat pentingnya prinsip tanggung jawab, sangat perlu menyusunnya terlebih dahulu. Di dalamnya harus memuat wewenang dan tanggung jawab masing-masing pihak yang berkaitan dengan kepegawaian. Fungsi Administrasi Kepegawaian Pertanyaan mengenai apa fungsi administrasi kepegawaian sering dilayangkan oleh pihak-pihak yang ingin membangun suatu bisnis ataupun perusahaan. Mengetahui mengenai hal ini menjadi hal cukup penting salah satunya bermanfaat untuk memacu semangat para karyawan. Penjelasan lebih lanjutnya bisa disimak pada ulasan berikut 1. Fungsi Manajerial Sebuah bisnis atau perusahaan memerlukan manajerial untuk dapat menjalankan berbagai kegiatan agar dapat mencapai target yang sebelumnya sudah ditentukan. Jika tidak ada pengelolaan bisa menyebabkan masalah Tugas dari manajerial berkaitan erat dengan pengelolaan melib=outi pengarahan, pengorganisasian, perencanaan, serta pengendalian Dalam hal ini perencanaan sendiri memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pegawai, mengantisipasi perubahan berkaitan dengan kebutuhan pegawai, dan latinnya. Tugas dan wewenang fungsi manajerial ditunjukkan dari struktur organisasi yang disusun sesuai kebijakan atau 2.. Fungsi Operatif atau Teknis Maksud dari poin ini yaitu berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan secara fisik dan teknis misalnya mengenai pengembangan, pengadaan, kompensasi, sampai pensiunan Tahapan awal yang umumnya dilalui oleh karyawan adalah pengadaan. Istilah tersebut berkaitan dengan penerimaan karyawan baru. Pada setiap perusahaan, biasanya memiliki ketentuan khusus untuk menentukan siapa saja yang memenuhi syarat dan Pengadaan pegawai ini melalui tahapan rekrutmen dan seleksi. Agar kemampuan masing-masing individu semakin bagus, maka perlu diadakan beberapa kegiatan seperti halnya traneing, seminar, dan pelatihan pendukung. Ruang Lingkup Administrasi Kepegawaian Disebutkan jika ruang lingkup dari administrasi kepegawaian bisa dilihat melalui fungsi administrasi itu sendiri. Poin ini terbilang penting untuk dipahami utamanya bagi Anda yang nantinya berkeinginan mendirikan sebuah bisnis atau perusahaan. Lalu apa saja itu? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini 1. Jaminan Kesejahteraan Pegawai Masalah kesehatan tidak hanya menyerang pada lansia saja, usia muda juga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap karyawan, perusahaan sudah selayaknya memberikan jaminan kesejahteraan bagi pegawai. Jaminan kesejahteraan pegawai sendiri tidak hanya terbatas pada fasilitas kesehatan saja melainkan juga kelengkapan lainnya terutama berkaitan dengan dana masa tua ataupun pemberian fasilitas khusus. Poin penting lain yang tidak boleh dilewatkan adalah pemberian kompensasi hingga jaminan hari tua. Mengenai besarannya bisa ditentukan berdasarkan tingkatan jabatan atau perannya di kantor serta pencapaian apa saja yang telah diberikan. 2. Pengarahan dan Pengendalian Apabila sistem kinerja terarah, maka akan lebih mudah dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, biasanya termuat dalam visi dan misi. Pengarahan dan pengendalian dapat dilakukan dengan monitoring kinerja pegawai. Selain memonitoring, juga dilakukan pengarahan supaya tetap berada pada jalur yang mengarahkan untuk mencapai tujuan tertentu. Proses mencapai tujuan tentu tidak bisa dilakukan secara sembarangan, untuk itu perlu adanya monitoring sekaligus pengendalian. Salah satu manfaat dari tindakan ini adalah jika nantinya terdapat hambatan, maka bisa diselesaikan dengan cepat tanpa mempengaruhi pemaksimalan kinerja. 3. Pengembangan Pegawai Kualitas sering dijadikan sebagai bahan pertimbangan ketika akan membeli barang ataupun menggunakan sebuah jasa. Mengingat tingkat persaingan dalam berbisnis belakangan ini kian meningkat pesat, perlu dilakukan pengembangan pegawai. Ruang lingkup administrasi kepegawaian memang luas salah satunya pengembangan pegawai. Cara untuk melaksanakan kegiatan ini adalah dengan melakukan training, seminar, workshop, atau pelatihan dasar lainnya. Pengadaan pelatihan akan meningkatkan skil utamanya para karyawan baru. Ketika nantinya sudah bertugas di lapangan maka telah memiliki pengalaman meskipun berupa dasar-dasarnya. Namun seiring berjalannya waktu, kemungkinan besar akan berkembang dengan sendirinya apalagi sering melakukan praktik langsung. 4. Perencanaan dan Pengorganisasian Pegawai Mengingat setiap orang memiliki bakat serta skil tersendiri, perencanaan serta pengorganisasian perlu dilakukan untuk dapat mencapai tujuan secara terarah. Dengan menerapkannya, diharapkan hambatan yang menghadang nantinya dapat dilalui tanpa mendapatkan dampak buruk terlalu signifikan. Perencanaan sendiri perlu dilakukan dalam banyak aktivitas misalnya saja ketika akan mengerjakan suatu proyek. Anda perlu merencanakan kira-kira apa saja divisi yang perlu dilibatkan untuk menyelesaikannya. Selain itu estimasi biaya untuk operasional juga tidak dapat dilewatkan begitu saja. Saat melalui tahap perencanaan, Anda juga akan mendapatkan manfaat berupa bisa memprediksi kemungkinan perubahan yang akan terjadi nantinya. Dengan begitu bisa meminimalisir kerugian atau kegagalan. 5. Pengadaan Pegawai Tahapan ini berkaitan dengan rekrutmen pegawai yang memenuhi persyaratan dengan mempertimbangkan skil baik berupa soft skill atau hard skill. Seluruhnya memiliki perannya masing-masing apalagi pada era modern seperti sekarang ini. Perkembangan teknologi sempat menjadi perdebatan beberapa waktu terakhir, salah satu alasannya yaitu ditakutkan banyak pekerjaan akan digantikan dengan robot. Mengenai pembasahan ini sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir, karena setiap bidang pekerjaan masih membutuhkan tenaga manusia untuk mengendalikan perangkatnya atau melakukan kegiatan lain. Supaya dapat mendukung hasil maksimal, maka dilakukan open recruitmen yang mengharuskan menampilkan data sesuai ketentuan. Jangan sampai kurang salah satu berkas pun karena bisa menjadi penentu apakah diterima atau ditolak. 6. Jaminan Kesehatan Tingginya kasus kematian dan mengidap sakit berbahaya, seorang karyawan perlu mendapatkan layanan khusus berupa jaminan kesehatan. Seringkali perusahaan besar menjalin kerja sama dengan jasa asuransi kesehatan. Jaminan kesehatan yang diberikan bisa berupa jaminan kesehatan untuk meminimalisir biaya terlalu besar apabila terserang masalah kesehatan serius. Penentuan jaminan kesehatan ini perlu dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti anggaran perusahaan atau lainnya. Dalam menjalan suatu bisnis atau usaha, memang disarankan melakukan perencanaan terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal buruk kedepannya. Memperhatikan administrasi kepegawaian menjadi poin yang perlu dilakukan. Beberapa tahapannya memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Perencanaan menjadi tindakan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan baik ringan maupun fatal sekalipun dikemudian Urusan Administrasi Kepegawaian Jadi Mudah dengan Mekari Talenta Talenta adalah salah satu merk program HRIS human resources information system, yakni software perangkat lunak untuk manajemen sumber daya manusia. Software HR online biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal. Program HRIS Talenta dapat Anda akses detail lengkapnya lewat Selain itu, sistem administrasi kepegawaian online Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing. Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif. Jika Anda ingin menggunakan sistem administrasi kepegawaian online dari Mekari Talenta, Anda bisa mengunjungi untuk detail yang lebih lengkap. Kelebihan Mekari Talenta Fitur yang disajikan sangat berlimpah Keunggulan dari Mekari Talenta ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari pinjaman tunai, halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Mekari Talenta ini, berikut ini detail fiturnya Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor. Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan. Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu. Fitur database karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data dan informasi terkait karyawan. Mulai dari data personal, informasi tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya. Kostumisasi yang sangat terperinci Semua hal yang diatur di dalam software informasi kepegawaian online Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri. Tim Support yang efektif dan responsive Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja. Dengan adanya fitur-fitur ini maka tentu saja pengelolaan sumber daya di dalam perusahaan jauh lebih baik dan lebih optimal. Talenta dapat diakses dengan mudah di Tunggu apa lagi? Coba Talenta sekarang juga. Home » Materi » Administrasi » Tujuan dan Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran - Jumat, 11 Desember 2020 0800 WIB Administrasi Perkantoran adalah suatu serangkaian aktivitas rutin di dalam suatu organisasi yang berhubungan dengan pengelolaan data dan informasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut secara sistematik. Secara etimologi kata Administrasi berasal dari bahasa Latin, yaitu Ad yang artinya suatu intensif dan ministrare atau dalam bahasa Indonesia berarti dapat membantu, melayani, atau memenuhi. Definisi administrasi perkantoran dalam arti sempit adalah semua kegiatan teknis dan punya peranan pokok dalam pelaksanaan suatu kegiatan operatif, menyajikan laporan pada direksi, serta berperan dalam menciptakan suatu organisasi perusahaan yang lebih efektif. Sedangkan dalam arti luas, administrasi perkantoran dapat diartikan sebagai suatu aktivitas perencanaan, mengorganisir, mengarahkan, menyelenggarakan, serta mengawasi berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan ruang lingkup di kantor dan tata usaha yang tertib. Pengertian Administrasi Perkantoran Menurut Para Ahli Agar lebih memahami apa yang dimaksud administrasi perkantoran, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi administrasi perkantoran menurut para ahli diantaranya 1. George Terry Administrasi Perkantoran adalah suatu perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan pada sebuah perkantoran serta menjadi suatu penggerak kepada mereka yang menjalankannya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. 2. Edwin Robinson dan William Leffingwell Administrasi Perkantoran adalah suatu turunan dari ilmu dan seni manajemen yang berkaitan dengan operasional tugas kantor secara tepat. 3. Suparjati Administrasi Perkantoran adalah suatu proses kerja sama dalam lingkup kantor untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dalam melakukan fungsi manajemen. 4. Arthur Granger Administrasi Perkantoran ini berfungsi untuk melaksanakan komunikasi pekerjaan kantor dengan tepat dan tata pelayanan kegiatan dokumentasi. 5. William Spriegel dan Ernest Daview Administrasi Perkantoran adalah suatu pemberian yang tertuju pada semua kegiatan operasional seperti transportasi, manufacturing, produksi, pengelolaan gudang, dan marketing. Tujuan Administrasi Perkantoran Seperti yang disebutkan pada pengertian administrasi perkantoran di atas, secara umum tujuan dari suatu proses manajemen perkantoran ini adalah agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien serta memenuhi syarat dari sisi teknis, ekonomi, dan psikologis. Teknis yang memiliki manfaat dan daya guna. Ekonomis yang harganya pantas atau sesuai dengan yang seharusnya. Psikologis dapat memberikan kepuasan. Berikut ini adalah tujuan administrasi perkantoran secara lengkap diantaranya Menyediakan data dan informasi secara lengkap kepada pihak-pihak yang membutuhkan untuk suatu pelaksanaan tugas organisasi secara efektif dan efisien. Melakukan suatu pengawasan pekerjaan kantor dan administrasi agar dapat memastikan terlaksananya standar kualitas, tenggat waktu, serta prosedur yang tepat. Menerapkan suatu kebijakan perusahaan atau departemen dan memberikan standar pelayanan dalam kaitannya dengan manajemen. Berdiskusi dengan karyawan mengenai prestasi kerja untuk dapat mengidentifikasi masalah dan penyebabnya, serta berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Memberikan suatu pelatihan atau perintah kerja kepada pegawai. Melakukan verifikasi, pemantauan, serta evaluasi kerja dengan membuat suatu laporan terkait kegiatan produksi, pengiriman, dan penggajian. Melakukan suatu proses perekrutan karyawan, mulai dari wawancara hingga memilih pegawai. Menafsirkan dan mengomunikasikan semua prosedur kerja dan kebijakan suatu perusahaan kepada para pegawai. Karakteristik Administrasi Perkantoran Administrasi perkantoran ini memiliki perbedaan dengan tata usaha perkantoran. Terdapat faktor pembeda, mulai dari jenis kegiatan samapai luas lingkup unit kerja sebagai tempat dalam pelaksanaan kegiatan. Untuk lebih jelasnya berikut karakteristik atau ciri-ciri administrasi perkantoran yaitu Bersifat dalam Pelayanan Service pada semua pihak atau orang. Hal ini bermakna bahwa suatu pekerjaan kantor umumnya merupakan dari pelayanan dan support untuk kegiatan organisasi. Merembes dan dapat dilaksanakan oleh semua pihak. Hal ini bermakna bahwa suatu pekerjaan kantor berdampak pada unit-unit lain yang selalu hadir dan dilaksankan disetiap organisasi. Hasil akhirnya berupa suatu informasi. Informasi ini adalah keterangan-keterangan yang berisi data yang dapat dipercaya dalam kepentingan pihak tertentu. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap suatu informasi yang berada di kantor lain yakni pimpinan, pemegang saham, pemerintah, masyarakat, dan karyawan organisasi dsb. Bersifat untuk memudahkan. Pekerjaan kantor merupakan alat katalisator yang memiliki macam-macam kegiatan dari setiap perusahaan yang dipersatukan. Bersifat sebagai pengetikan dan penghitungan. Susunan perkerjaan kantor lebih banyak yang terdiri dari pekerjaan yang mengetik. Dapat dilakukan oleh semua pihak. Pekerjaan kantor yang tidak selalu dikerjakan dalam satu bagian yang beberapa kantor dikerjakan dalam tiap bagian perusahaan. Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran Seorang administrator bertanggungjawab dalam suatu perencanaan kerja bagi pegawai, pengawasan pegawai, serta meminta pengadaan sarana dan prasarana yang diperlukan atau perbaikan peralatan kantor yang sudah ada. Berikut ini adalah Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran selengkapnya sebagai berikut 1. Aktivitas Kantor Beberapa aktivitas kantor yang termasuk dalam ruang lingkup administrasi perkantoran diantaranya adalah Perencanaan Perkantoran Office Planning Adalah suatu proses menentukan arah kegiatan kantor, dengan peninjauan kembali terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan kantor. Perencanaan perkantoran terdiri atas Perencanaan gedung Tata ruang kantor Penerangan atau cahaya Ventilasi Perlengkapan peralatan dan perabotan kantor Anggaran budgetting perkantoran Standar kualitas kerja Sistem informasi dan telekomuniktasi Pengorganisasian Perkantoran Office Organizing Adalah pengaturan sejumlah fungsi organisasi dengan fungsi-fungsi yang meliputi Pembagian suatu tugas dan pekerjaan untuk efisiensi dalam organisasi perusahaan. Pemeliharaan suatu hubungan kerja yang baik dengan atasan maupun dengan bawahan. Penyediaan peralatan atau perlengkapan yang tepat dan sesuai dengan jenis pekerjaan untuk memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Pengarahan Perkantoran Office Actuating Pengarahan perkantoran adalah suatu kegaitan yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja secara maksimal sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditentukan serta untuk menciptakan suatu lingkungan kerja yang sehat dan dinamis. Pengarahan perkantoran ialah sebagai berikut Penggunaan teknik yang efektif dalam melakukan suatu pengawasan terhadap bawahan. Penggunaan teknik yang efektif dalam memberikan suatu motivasi terhadap bawahan. Pemberian bantuan kepada karyawan dalam memecahkan suatu masalah ketika karyawan menghadapi kesulitan dalam pekerjaan. Penyatuan visi dan misi karyawan dan organisasi. Perancangan cara komunikasi yang efektif dengan karyawan, untuk dapat berkomunikasi antara atasan dengan bawahan agar sedianya dapat berjalan lancar. Penggunaan tolak ukur yang benar dan adil dalam hal pemberian gaji karyawan. Pengawasan Perkantoran Office Controlling Pengawasan perkantoran adalah suatu kegiatan yang mematikan bahwa sasaran dan perencanaan dapat berjalan sesuai dengan target yang ingin dicapai. Objek pengawasan perkantoran adalah terdiri dari Penggunaan peralatan dan perabot kantor Metode-metode dan standarisasi pekerjaan kantor Kualitas pekerjaan kantor Pelayanan kantor Waktu Biaya perkantoran 2. Sarana atau Fasilitas Kerja Perkantoran Beberapa sarana atau fasilitas yang termasuk di dalam ruang lingkup administrasi perkantoran adalah sebagai berikut Lokasi Kantor Faktor-faktor yang dapat diperhatikan dalam penentuan lokasi kantor adalah sebagai berikut Keamanan Lingkungan Harga Gedung Faktor-faktor yang menjadi perhatian dalam penentuan suatu gedung adalah sebagai berikut Gedung yang menjamin keamanan dan kesehatan karyawan. Gedung yang memiliki fasilitas yang memadai. Harga gedung yang harus kompetitif seimbang dengan biaya dan keuntungannya. Peralatan Peralatan yang digolongkan kedalam dua kelompok antara lain sebagai berikut Perabotan kantor office furniture, misalnya kursi, meja, laci, rak dan sebagainya yang terbuat dari besi, kayu, maupun bahan-bahan lainnya, ini memiliki peranan penting dalam kantor. Perbekalan kantor office suplies, misalnya kertas, penghapus, pena, dan tinta printer serta peralatan habis pakai lainnya. Interior Interior adalah suatu tatanan perabot atau perangkat yang menunjang pelaksanaan kerja dalam ruang kantor, misalnya plafon, penerangan, ventilisais, hiasan kantor dan jendela. Mesin-Mesin Kantor Dalam perencanaan suatu kegiatan kantor memiliki rumus perencanaan mesin yang digunakan sesuai dengan prosedur kerja, metode kerja dan kebutuhan interior. Fungsi Administrasi Perkantoran Secara umum ada 5 fungsi administrasi perkantoran yang ada kaitannya dengan operasional suatu organisasi. Berikut ini adalah uraian fungsi administrasi perkantoran sebagai berikut Fungsi Rutin yaitu suatu fungsi administrasi yang memerlukan pemikiran minimal mencakup pengarsipan dan penggandaan. Fungsi Teknis yaitu suatu fungsi administrasi yang memerlukan pendapat, keputusan, serta keterampilan perkantoran yang mumpuni. Fungsi Analis yaitu suatu fungsi administrasi yang memerlukan cara berpikir kritis dan kreatif serta kemampuan memutuskan sesuatu dengan cepat dan tepat. Fungsi Interpersonal yaitu suatu fungsi administrasi yang memerlukan analisis dan penilaian sebagai dasar dalam memutuskan sesuatu serta keterampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Fungsi Manajerial yaitu suatu fungsi administrasi yang memerlukan perencanaan, pengorganisasian, pengukuran, memberikan motivasi. Unsur-Unsur Administrasi Perkantoran Organisasi ialah mengelompokkan dan menyusun suatu kerangka kerja, jalinan hubungan kerjasama antara para pekerja dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen berfungsi dalam merencanakan, mengorganisasikan, membina, membimbing, menggerakkan, dan mengawasi sekelompok orang serta mengerahkan segenap fasilitas untuk tujuan yang telah ditentukan dan dapat tercapai dengan baik. Komunikasi adalah suatu kegiatan yang menyampaikan berita, pemberian ide, dan gagasan dari seseorang kepada orang lain, yang bersifat timbal balik antara pimpinan dengan pimpinan, pimpinan dengan bawahan, baik secara formal maupun yang nonformal. Informasi adalah suatu kegiatan yang menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan, menyebarkan, dan menyimpan berbagai informasi. Personalia ialah suatu kegiatan yang mengatur dan mengolah penggunaan tenaga kerja Keuangan adalah suatu kegiatan yang mengatur dan mengolah penggunaan sumber daya sekaligus yang dipertanggungjawaban penggunaan dana. Perbekalan adalah suatu kegiatan yang merencanakan, mengurus dan mengatur dalam penggunaan peralatan kerja. Humas ialah suatu kegiatan yang menciptakan hubungan dan dukungan yang baik dari lingkungan masyarakat terhadap sekitar perusahaan. Cari Artikel Lainnya

berikut ini yang menjadi ruang lingkup kegiatan administrasi adalah